Arah Kiblat Kab. Kepahiang
Arah kiblat presisi dari Kab. Kepahiang menuju Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah Al-Mukarramah.
Tekan untuk mengunci arah kiblat presisi.
πΊοΈ Peta Garis Kiblat
Arah Kiblat Kab. Kepahiang
Arah kiblat Kab. Kepahiang dari titik utara geografis adalah sekitar …, mengarah ke Barat Laut menuju Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah Al-Mukarramah, Arab Saudi. Jarak geodesik dari Kab. Kepahiang ke Ka'bah diperkirakan ….
Dihitung menggunakan Spherical Trigonometry (Great Circle) & Haversine β metode resmi Kementerian Agama RI.
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Sudut Kiblat (Azimuth) | Menghitung⦠|
| Jarak ke Ka'bah | Menghitung⦠|
| Arah Kompas | Barat Laut (Northwest) |
| Koordinat Ka'bah | 21.4224Β°LU, 39.8262Β°BT |
| Metode Kalkulasi | Spherical Trigonometry (Great Circle) |
| Sesuai Standar | Kementerian Agama RI |
21.4224Β°LU Β· 39.8262Β°BT
Makkah Al-Mukarramah, Arab Saudi
Cara Mendapatkan Arah Kiblat
dari Kab. Kepahiang
Ikuti 4 langkah mudah berikut agar Anda dapat menentukan arah kiblat secara presisi dari wilayah Kab. Kepahiang menuju Ka'bah, Mekkah.
Titik Asal: Kab. Kepahiang
Koordinat Kab. Kepahiang sudah dikunci sebagai titik awal. Tidak perlu izin lokasi.
Peta Jalur Geodesik
Garis hijau pada peta menampilkan jalur great circle β rute terpendek di permukaan bumi dari Kab. Kepahiang ke Ka'bah.
Baca Sudut Azimuth
Lihat nilai derajat yang ditampilkan. Ini adalah sudut azimuth kiblat dari Kab. Kepahiang diukur dari arah Utara sejati.
Hadap dan Sholat
Sejajarkan tubuh Anda sesuai sudut kiblat. Arahkan wajah lurus ke depan β itulah arah Ka'bah dari Kab. Kepahiang.
Metode Perhitungan
Menggunakan Haversine & Vincenty bearing β dua formula geodesik untuk jarak & azimuth kiblat presisi Β±0.1Β°.
Tips Akurasi Kompas
Jauhkan HP dari benda logam. Pegang mendatar sejajar lantai. Kalibrasi sensor dengan gerakan angka 8 jika kompas lambat.
Rashdul Qiblah
Fenomena bayangan kiblat terjadi ~27β28 Mei 16:18 WIB & 15β16 Jul 16:27 WIB β verifikasi alami tanpa kompas.
Panduan Kiblat dari Kab. Kepahiang
Penjelasan lengkap arah kiblat berdasarkan koordinat dan data aktual Kab. Kepahiang.
Bagi umat Muslim yang berada di Kabupaten Kepahiang, arah kiblat yang tepat untuk menunaikan ibadah shalat menghadap ke azimuth 295 derajat dari Utara Sejati atau secara umum mengarah ke barat laut. Secara visual, posisi ini dapat dibayangkan sebagai menghadap ke arah barat namun digeser sedikit menyerong ke arah utara dengan sudut yang cukup signifikan. Dengan patokan visual tersebut, jamaah di Kepahiang dapat dengan mudah menyesuaikan posisi shaf di masjid, mushola, atau rumah agar tepat lurus menghadap Baitullah di Makkah Al-Mukarramah.
Jarak geodesik antara Kabupaten Kepahiang dan Ka'bah di Masjidil Haram tercatat sejauh 7.372 kilometer yang jika ditempuh dengan penerbangan komersial non-stop memakan waktu sekitar sembilan hingga sepuluh jam perjalanan udara melintasi berbagai negara di Asia Tenggara, Teluk Persia, hingga semenanjung Arab. Secara geografis, wilayah Kepahiang yang terletak di Provinsi Bengkulu berada di sebelah tenggara Kota Makkah, sehingga garis lurus great circle menarik panduan kita melintasi bentangan daratan dan samudera yang luas menuju titik suci umat Islam tersebut.
Untuk menentukan arah kiblat secara praktis di lapangan, kita bisa memanfaatkan kompas fisik maupun aplikasi kompas di ponsel pintar dengan mengarahkannya tepat ke sudut 295 derajat barat laut. Selain menggunakan kompas, metode bayangan matahari atau yang dikenal dengan istilah Rashdul Qiblah pada tanggal 27 hingga 28 Mei serta 15 hingga 16 Juli sekitar pukul 16:18 hingga 16:27 WIB juga sangat akurat karena matahari akan tepat berada di atas Ka'bah sehingga bayangan benda tegak akan menunjuk langsung ke arah kiblat. Sebagai alternatif harian, posisi matahari terbenam juga dapat dijadikan referensi kasar arah barat, di mana kiblat berada sedikit ke arah utara dari titik terbenamnya matahari tersebut.
Bangunan mulia Ka'bah yang menjadi pusat orientasi shalat kita terletak pada koordinat 21,4224 derajat Lintang Utara dan 39,8262 derajat Bujur Timur di dalam kompleks Masjidil Haram yang penuh sejarah sejak Nabi Ibrahim alaihissalam membangunnya kembali. Istilah kiblat sendiri memiliki akar sejarah yang agung dalam Islam, di mana pada masa awal Nabi Muhammad SAW dan para sahabat di Madinah sempat menghadap ke Baitul Maqdis sebelum akhirnya turun wahyu dalam Surah Al-Baqarah ayat 144 yang memerintahkan pengalihan arah kiblat ke Masjidil Haram. Dari sudut pandang fiqih, menghadap ke arah Ka'bah atau istiqbal al-qiblah merupakan salah satu syarat sah yang amat mutlak dan termasuk dalam rukun shalat yang tidak boleh diabaikan kecuali dalam kondisi darurat tertentu yang dibenarkan syariat.
Semoga panduan ini kian menambah kekhusyukan dan kemantapan hati kita dalam mendirikan shalat setiap harinya dengan senantiasa menghadirkan kesadaran bahwa kita sedang terhubung langsung dengan pusat peribadatan umat Islam sedunia. Mari kita iringi setiap langkah ibadah kita dengan doa memohon diterimanya amal perbuatan, sebagaimana doa yang diajarkan dalam Al-Quran: Rabbana taqabbal minna innaka anta sami'ul 'alim, yang artinya "Ya Tuhan kami, terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." Seluruh data azimuth 295 derajat ini telah dihitung secara presisi menggunakan formula spherical trigonometry dan haversine sesuai standar Kementerian Agama Republik Indonesia khusus untuk wilayah Kabupaten Kepahiang tercinta.
Arah Kiblat Seluruh Kota & Kabupaten Indonesia
Klik nama kota untuk melihat arah kiblat akurat, jarak ke Ka'bah, dan peta geodesik interaktif.